SULAWESI UTARA — Bermain di hadapan pendukung sendiri, ekspektasi tinggi disematkan kepada pasukan Shin Tae-yong untuk meraih hasil positif. Namun, petaka justru datang lebih cepat dari yang diperkirakan. Serangan balik kilat Vietnam menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Indonesia yang terlihat kehilangan koordinasi sejak menit awal.
Blunder Pertahanan dan Efisiensi Vietnam yang Mematikan
Gol pertama lahir pada menit ke-14. Umpan terobosan Nguyen Hoang Duc dari luar kotak penalti berhasil diterima dengan sempurna oleh Nguyen Van Vi. Bergerak cepat melepaskan diri dari kawalan bek, tembakannya yang terarah ke gawang gagal dibendung kiper Nadeo Argawinata.
Dua menit berselang, skenario serupa kembali terjadi. Eksploitasi ruang kosong di sisi kiri pertahanan Indonesia membuat Nguyen Hai Long leluasa masuk ke kotak penalti. Sepakan kaki kirinya ke tiang dekat kembali memperdaya Nadeo, mengubah skor menjadi 2-0. Efisiensi luar biasa ditunjukkan Vietnam—dua peluang, dua gol.
Dominasi Penguasaan Bola yang Mandul
Tertinggal dua gol, Indonesia mencoba bangkit. Mitchell Baker mendapat peluang pertamanya pada menit ke-12, namun sepakannya terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Giang Patrik Le. Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, anak asuh Shin Tae-yong mulai mendominasi penguasaan bola. Sayangnya, tekanan ketat ala Vietnam membuat skema serangan Indonesia gagal berkembang.
Peluang emas terakhir hadir di masa injury time. Sundulan Mitchell Baker memanfaatkan umpan silang Eliano Reijnders masih melenceng ke sisi kanan gawang Vietnam. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Kartu Kuning Thom Haye dan Tekanan di Lini Tengah
Lini tengah Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Thom Haye harus menerima kartu kuning pada menit ke-31 setelah menjatuhkan pemain Vietnam di sisi kiri pertahanan. Keputusan wasit tersebut menjadi salah satu momen yang menghentikan ritme serangan Indonesia di sisa waktu babak pertama.
Susunan Pemain dan Tantangan di Babak Kedua
Indonesia (3-5-2): Nadeo Argawinata; Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama; Eliano Reijnders, Marc Klok, Ivar Jenner, Thom Haye, Dony Tri Pamungkas; Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen.
Vietnam: Giang Patrik Le; Nguyen Van Vi, Nguyen Hoang Duc, Nguyen Thanh Chung, Nguyen Hai Long; Nguyen Tail Loc, Pham Xuan Manh, Le Pham Thanh, Bui Hoang Viet, Truong Tien Anh; Nguyen Dinh Bac.
Ketinggalan dua gol mengharuskan Indonesia bermain lebih agresif dan berani mengambil risiko di babak kedua. Pertanyaan besarnya kini tertuju pada kemampuan pelatih untuk merombak strategi, terutama dalam menambal lubang di sektor pertahanan yang menjadi biang keladi dua gol tersebut. Sementara itu, Vietnam dipastikan akan bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk memperbesar keunggulan.