BURIRAM — Abimanyu Bintang Fermadi tampil impresif pada putaran ketiga IHTTC 2026 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu-Minggu (1-2/8). Lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) ini berhasil menuntaskan dua race dengan kemenangan sempurna, memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara kejuaraan.
Kemenangan pertama diraih pada Race 1 yang sempat diwarnai penghentian balapan akibat red flag. Start dari posisi kelima tidak membuat pebalap muda ini kehilangan fokus. Ia tampil tenang dan mampu melewati tekanan hingga akhirnya finis terdepan.
Start Posisi 10 Tak Menghalangi Kemenangan Kedua
Beban lebih berat menghadang Abimanyu di Race 2. Regulasi kompetisi mengharuskannya memulai balapan dari urutan ke-10 berdasarkan catatan waktu tercepat di Race 1. Namun, hal itu justru menjadi momentum untuk menunjukkan kapasitasnya di atas lintasan.
Dengan performa agresif dan kalkulasi yang matang, Abimanyu perlahan merangsek ke barisan depan. Ia berhasil melewati satu per satu rivalnya dan kembali menyentuh garis finis di posisi pertama. Dua kemenangan ini memastikan dirinya mengoleksi poin maksimal di akhir pekan tersebut.
"Saya bersyukur bisa meraih dua kemenangan di Buriram. Persaingan sangat ketat sehingga saya berusaha fokus, menjalankan strategi tim, dan memanfaatkan setiap peluang. Hasil ini jadi motivasi untuk terus berkembang," ujar Abimanyu dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Rekan Setim Alami Insiden, Poin Klasemen Melebar
Kebahagiaan tim tidak sepenuhnya utuh. Giovanni Cornelius Gani, rekan setim yang menggantikan posisi Resky Yusuf, harus mengakhiri balapan lebih awal di kedua race. Pebalap muda itu terlibat insiden benturan dan terjatuh, namun pengalaman bertarung di sirkuit internasional dinilai menjadi pelajaran berharga baginya.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menyoroti konsistensi yang ditunjukkan Abimanyu sepanjang akhir pekan di Buriram. Ia menilai balapan bukan hanya soal kecepatan, melainkan juga kecerdasan mengambil keputusan di momen krusial.
"Balapan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan menjaga fokus, mengambil keputusan, dan memanfaatkan peluang. Abimanyu mampu menunjukkan kualitas tersebut sepanjang akhir pekan di Buriram," ungkap Andy.
Kabar dari Sepang: Bintang Pranata Sukma Hampir Raih Podium
Di akhir pekan yang sama, empat pebalap Astra Honda lainnya—Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik—bertarung pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. Bintang Pranata Sukma tampil menonjol dengan finis di posisi ke-4 pada Race 1, hanya terpaut 0,031 detik dari sang juara.
Sayangnya, peluang Bintang untuk naik podium di Race 2 pupus. Sempat menembus tiga besar, ia mengalami insiden di tikungan 1 menjelang dua lap terakhir. Sementara itu, Resky Yusuf yang masih dalam masa pemulihan pascaoperasi clavicula menunjukkan kegigihan dengan finis di posisi ke-7.
Musim IHTTC 2026 masih menyisakan tiga seri dengan total enam balapan. Putaran keempat akan digelar di Thailand Circuit, Bangkok, pada September 2026. Adapun IM4AC 2026 berlanjut ke putaran ketiga di Twin Ring Motegi, Jepang, pada awal Oktober 2026.