MANADO — Insiden kapal tanker MT Poka Jo terjadi pada pukul 09.29 WITA setelah laporan diterima Basarnas Sulut dari pihak agen kapal. Kapasitas kapal berbobot 731 GT tersebut dinakhodai Yan Lusxy Jacobus dan mengangkut 12 anak buah kapal (ABK).
Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang menyebut seluruh ABK telah dievakuasi dan kapal akan ditarik ke Pelabuhan Siau. "Seluruh ABK berjumlah 12 orang dilaporkan dalam keadaan selamat," kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin di Manado, Rabu.
Dua Kapal Dikerahkan untuk Evakuasi
Basarnas Sulut segera mengerahkan unsur Pos SAR Tahuna untuk berkoordinasi dengan KSOP Tahuna. Tim Rescue Pos SAR Tahuna bersama potensi SAR bergerak menuju lokasi menggunakan KM Santa Veronika.
Secara bersamaan, KM Keiyo 02 juga diberangkatkan dari Pelabuhan Siau untuk memberikan bantuan. Operasi penanganan melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Pos SAR Tahuna, KSOP Tahuna, KSOP Bitung, Distrik Navigasi Bitung, dan Lanal Tahuna.
Dukungan Sarana dan Imbauan Keselamatan
Seluruh unsur dikerahkan dengan dukungan sarana berupa kendaraan rescue, kapal, peralatan komunikasi, navigasi, medis, dan perlengkapan pendukung lainnya. Basarnas Sulut terus berkoordinasi untuk memastikan proses evakuasi kapal berlangsung aman hingga tiba di pelabuhan tujuan.
Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang mengimbau seluruh operator kapal dan pelaku pelayaran agar selalu memperhatikan kondisi kapal dan cuaca. "Segera laporkan setiap kondisi darurat kepada Basarnas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ajaknya.