Ian Wright Dukung Petisi Hapus Aturan Kartu Kuning untuk Selebrasi Buka Baju

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:47:01 WIB
Ian Wright mendukung petisi untuk menghapus aturan kartu kuning bagi pemain yang melepas jersey saat selebrasi gol.

SULAWESI UTARA — Kampanye bertajuk 'Worth Celebrating' yang digagas Gillette ini menargetkan pengumpulan 100.000 tanda tangan dari publik. Apabila target tersebut tercapai, Gillette akan mengirimkan surat terbuka resmi kepada International Football Association Board (IFAB) selaku badan pembuat aturan sepak bola dunia untuk secara formal meminta penghapusan regulasi tersebut.

Aturan yang melarang pemain melepas jersey saat selebrasi ini telah berlaku selama tiga dekade sejak kartu kuning pertama kali dikeluarkan untuk pelanggaran tersebut, sebelum resmi dikodifikasi dalam hukum permainan pada tahun 2004 silam. Sepanjang periode itu, suara-suara penolakan terus bermunculan, terutama dari para pendukung di tribun yang kerap mencemooh wasit setiap kali kartu kuning dikeluarkan untuk selebrasi semacam ini.

Momen Hugo Ekitike yang Memicu Perdebatan

Kampanye ini semakin relevan setelah insiden yang menimpa pemain Liverpool, Hugo Ekitike, pada musim lalu. Ekitike menerima kartu kuning kedua setelah mencetak gol kemenangan melawan Southampton di Carabao Cup, yang berujung pada kartu merah dan babak baru dalam diskusi tentang aturan ini.

IFAB sendiri sebenarnya mengizinkan pemain untuk merayakan gol, namun dengan batasan bahwa selebrasi tidak boleh berlebihan. Regulasi ini dibuat dengan tujuan mencegah perilaku provokatif terhadap tim lawan dan pendukungnya, serta untuk mengantisipasi munculnya pesan-pesan politis di lapangan.

Seruan Ian Wright: Kembalikan Gairah ke Sepak Bola

"Bisakah kita menghapus aturan konyol soal melepas jersey ini dan mengembalikan sedikit gairah serta kegembiraan kepada para pemain?" ujar Wright dalam pernyataan resminya.

"Kadang pemain harus diusir dari lapangan hanya karena dua kartu kuning, dan salah satunya akibat melepas jersey! Saya berharap para penggemar mendukung petisi ini dan membantu kami mengembalikan kegembiraan dalam selebrasi gol," tambah pria yang dijuluki "Wrighty" tersebut.

Petisi 'Worth Celebrating' dapat diakses melalui situs resmi Gillette. Produk GilletteLabs BODY + INTIMATE yang menjadi bagian dari kampanye ini juga telah tersedia di berbagai toko ritel utama di Inggris dan dapat dibeli melalui Gillette.co.uk.

Inti dari kampanye ini adalah keyakinan bahwa semangat dan hasrat dalam sepak bola seharusnya dirayakan, bukan dihukum. Selebrasi melepas jersey yang dilakukan spontan setelah mencetak gol penentu kemenangan, menurut para pendukung kampanye, tidak merugikan siapa pun dan merupakan bagian tak terpisahkan dari drama yang membuat sepak bola dicintai jutaan orang di seluruh dunia.

Reporter: Sutomo
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top