Kemenag Bolsel Resmi Tetapkan Kepala Madrasah MA Ma'arif NU Ilomata, Tunjangan Guru dan BOS Dijamin Lancar

Penulis: Ragil  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39:01 WIB
Kepala Kemenag Bolsel menyerahkan SK penugasan kepada Afrizal Lakoro sebagai Kepala MA Ma'arif NU Ilomata di Bolsel, Kamis.

BOLSEL — Kemenag Bolsel memastikan MA Ma'arif NU Ilomata kini memiliki kepala madrasah definitif setelah melalui proses administrasi yang sempat terkendala. Penyerahan SK penugasan kepada Afrizal Lakoro dilakukan langsung oleh Kepala Kemenag Bolsel, Muh Thaib Mokobombang, di Bolsel, Kamis.

Thaib menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan jawaban atas persoalan administratif yang berpotensi menghambat operasional sekolah. Sebelumnya, kepala madrasah belum memiliki pengangkatan resmi dari LP Ma'arif, sehingga memicu kendala saat input data pada aplikasi EMIS GTK.

SK Kepala Madrasah Jadi Kunci Pencairan TPG dan BOS

Legalitas kepala madrasah menjadi syarat mutlak dalam sistem pendataan Kemenag. Tanpa SK resmi, sejumlah layanan administrasi dipastikan macet, mulai dari pencairan TPG, penyaluran dana BOS, hingga kewenangan menandatangani ijazah dan sertifikat peserta didik.

"Kondisi tersebut berpotensi menghambat berbagai layanan administrasi," ujar Thaib mengungkapkan kekhawatirannya atas status lama yang tidak jelas.

Perubahan Nomenklatur: Ijazah Mulai Pakai Nama Baru

Penyerahan SK ini juga menandai babak baru setelah lembaga resmi berubah nomenklatur dari yayasan menjadi MA Ma'arif NU Ilomata. Seluruh proses administrasi, termasuk izin operasional, telah tuntas sehingga mulai tahun ini dokumen resmi dan ijazah peserta didik menggunakan nama baru tersebut.

Meski berganti nama, Thaib memastikan identitas historis tetap dipertahankan. "Tetap dicantumkannya nama Ilomata pada nomenklatur madrasah merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah berdirinya lembaga serta identitas masyarakat setempat," jelasnya.

Target Kemenag: Madrasah Semakin Dipercaya Masyarakat

Kepala Kemenag Bolsel menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru di MA Ma'arif NU Ilomata. Ia menyebut penugasan tenaga pendidik yang dilakukan sebelumnya merupakan bagian dari penguatan sumber daya manusia (SDM) di madrasah.

"Saya merasa memiliki kewajiban, sekaligus panggilan hati, untuk hadir pada kegiatan ini sebagai bentuk rasa cinta dan kepedulian kami terhadap MA Ma'arif NU Ilomata," ungkap Thaib.

Ia menambahkan, momentum ini diharapkan menjadi semangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus berbenah. "Semoga ikhtiar ini menjadi langkah awal yang baik sehingga MA Ma'arif NU Ilomata semakin berkembang, semakin dipercaya masyarakat, serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia," tutupnya.

Reporter: Ragil
Sumber: manado.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top