MANADO — Serah terima jabatan Kaajendam XIII/Merdeka dari Kolonel Caj Yermia A. Agvianto kepada Kolonel Caj Suparno berlangsung di Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Rabu (5/8/2026). Prosesi ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus.
Kepergian Kolonel Yermia meninggalkan warisan yang tidak biasa di lingkungan militer. Ia adalah sosok di balik lahirnya 46 Army Band, grup musik yang mengubah cara pandang banyak orang tentang prajurit TNI.
Ide pembentukan 46 Army Band berawal dari keinginan Kolonel Yermia untuk memberikan wadah bagi personel Ajendam XIII/Merdeka dalam menyalurkan bakat seni. Ia melihat perlunya sarana rekreasi yang membangun kreativitas di sela-sela tugas militer yang padat.
Di bawah kendalinya, para prajurit berbakat ini tidak hanya sekadar bermain musik. Mereka diasah secara profesional hingga tampil dengan kualitas panggung yang mumpuni.
Puncak pembuktian kreativitas tersebut terjadi ketika 46 Army Band berhasil menyabet Juara 1 dalam ajang Festival Band se-Sulawesi Utara. Prestasi ini sekaligus mematahkan stigma yang selama ini melekat bahwa prajurit TNI hanya terampil dalam baris-berbaris.
Kemenangan itu menunjukkan sisi lain dari kedisiplinan militer yang berpadu dengan sensitivitas seni tinggi. Penampilan memukau para personel di atas panggung menjadi bukti nyata bahwa bakat dan profesionalisme bisa berjalan beriringan.
Meski telah berpindah tugas, semangat bermusik dan kedisiplinan yang ditanamkan Kolonel Yermia diyakini akan terus dijaga oleh para personel 46 Army Band. Grup musik ini diharapkan menjadi simbol inspirasi kreativitas tanpa batas dari Sulawesi Utara untuk Indonesia.
Jejak dedikasi dan sentuhan kreativitas sang pendiri akan terus hidup di hati para prajurit yang tergabung dalam 46 Army Band. Fondasi kuat yang ia tinggalkan menjadi modal berharga bagi perkembangan seni musik di lingkungan Kodam XIII/Merdeka ke depan.