BITUNG — Kepergian Amos Ghama Kakomba meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Bitung, khususnya warga Nusa Utara. Sosok yang akrab disapa Alm Amos ini bukan sekadar tokoh adat, melainkan jembatan pelestarian budaya yang selama ini aktif terlibat dalam setiap penyelenggaraan adat Tulude di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.
Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE secara khusus datang melayat ke rumah duka pada Sabtu (01/08/2026). Kedatangannya dilakukan langsung sepulang dari rangkaian kegiatan di Jakarta, menunjukkan penghormatan tinggi pemerintah daerah terhadap jasa almarhum.
Amos Ghama Kakomba dikenal luas karena konsistensinya dalam menjaga dan menghidupkan tradisi. Perannya tidak hanya sebagai peserta, tetapi sering kali dipercaya memimpin jalannya prosesi adat, menjadikannya figur sentral dalam setiap perayaan budaya di Bitung.
"Beliau adalah sosok panutan, dan sebagai tokoh adat Nusa Utara yang selalu memberikan teladan baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengabdian," ujar Hengky Honandar usai melayat.
Kiprahnya yang panjang dalam melestarikan adat istiadat menjadikan Amos Ghama Kakomba sebagai salah satu pilar budaya yang dihormati. Kehadirannya selalu dinantikan dalam berbagai agenda kebudayaan, baik di tingkat kelurahan maupun kota.
Di luar aktivitas adat, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati. Kepeduliannya terhadap lingkungan sosial dan budaya menjadikannya sosok yang dicintai lintas generasi, bukan hanya oleh sesama warga Nusa Utara tetapi juga masyarakat Bitung pada umumnya.
"Kita kehilangan figur yang tidak hanya dihormati, tetapi juga dicintai. Semangat pengabdian dan keteladanan beliau kiranya dapat kita lanjutkan bersama," tambah Wali Kota.
Hengky Honandar menyampaikan bahwa nilai-nilai yang ditinggalkan almarhum diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda. Warisan pemikiran dan dedikasinya dinilai penting untuk terus dijaga agar budaya Nusa Utara tetap lestari.
Dalam suasana duka tersebut, Wali Kota Bitung turut menyampaikan belasungkawa dan doa tulus bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi masa duka yang mendalam ini.
"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bitung, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semua kebaikan dan jasamu akan dikenang," ucapnya.
"Selamat jalan teman, sahabat Amos Ghama Kakomba, Tuhan menyambutmu di surga, selamat Jalan Bapak Amos Ghama Kakomba. Segala budi baikmu akan selalu dikenang sepanjang masa," pungkas Hengky Honandar.