Penamatan 253 Siswa SMP Negeri 7 Manado Digelar Sederhana di Lapangan, Kepsek Berpesan Jaga Almamater dan Berkarakter Baik

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:53:31 WIB
Penamatan 253 siswa SMP Negeri 7 Manado digelar sederhana di lapangan sekolah.

MANADO — Prosesi penamatan siswa di SMP Negeri 7 Manado tahun ini sengaja dibuat berbeda. Tidak ada tenda megah atau konsumsi mewah. Para siswa hanya berdiri di lapangan dengan pakaian putih-hitam, dan konsumsi yang disediakan hanyalah Makanan Bergizi Gratis (MBG) tanpa persiapan khusus dari pihak sekolah maupun orang tua.

“Kami bersyukur bisa melaksanakan penamatan 253 siswa dengan sederhana namun bermakna,” kata Kepala SMP Negeri 7 Manado, Riva Rori, kepada wartawan usai acara.

Pesan Kepsek untuk Lulusan: Jaga Nama Baik dan Terus Berjuang

Dalam sambutannya di hadapan siswa dan orang tua, Riva Rori menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih panjang. Ia meminta para lulusan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri demi mencapai cita-cita.

“Ini baru awal perjuangan kalian. Harus terus belajar, berjuang, dan berkarakter baik, serta tingkatkan kualitas ke depan,” pesannya.

Kepsek juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMP Negeri 7. Ia menambahkan bahwa pihak sekolah terus berbenah, baik dari segi kualitas guru maupun sarana prasarana, dengan membangun beberapa ruang kelas baru.

SKL Sudah Dibagikan, Nilai TKA Belum Masuk

Riva Rori mengonfirmasi bahwa seluruh siswa sudah menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai dokumen sementara untuk mendaftar ke jenjang SMA dan SMK. Namun, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP belum seluruhnya diterima, padahal menjadi salah satu syarat masuk jalur prestasi.

Tradisi Penamatan Sederhana Juga Digelar di SMPN 1 dan SMPN 8 Manado

Kesederhanaan yang sama juga terlihat di SMP Negeri 1 Manado. Sebanyak 679 siswa kelas IX ditamatkan melalui ibadah syukur di halaman sekolah, Kamis (4/6). Kepala SMPN 1 Manado, Rahman Manggopa, menyatakan seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen.

“Penamatan hanya dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan, hanya ibadah bersama. Yang penting kita bersyukur semua anak-anak lulus 100%,” ujar Rahman Manggopa.

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada siswa dengan nilai tertinggi pada TKA.

Sementara itu, 361 siswa kelas IX SMP Negeri 8 Malalayang juga menggelar penamatan di halaman sekolah pada hari yang sama. Kepala Sekolah Tineke H. Timpaulu mengapresiasi panitia, guru, dan orang tua atas terselenggaranya acara yang sederhana namun penuh makna.

“Terus belajarlah sungguh-sungguh agar kelak menjadi siswa berprestasi dan berguna bagi nusa dan bangsa,” pesan Tineke kepada para lulusan.

Apresiasi juga datang dari sejumlah orang tua siswa yang mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, guru, dan staf atas pendidikan bermutu yang diberikan hingga anak-anak mereka lulus dengan baik.

Reporter: Ragil
Sumber: sulutnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top