Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor J Mailangkay mengunjungi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulut di Manado untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum. Pertemuan itu membahas koordinasi lintas instansi dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pemerintahan serta mendukung tata kelola yang tertib dan berorientasi pada kepentingan warga. Pelaksana Tugas Kepala Kejati Sulut Feri Tas menyebut komunikasi terbuka sebagai fondasi kolaborasi kedua institusi.
MANADO — Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Feri Tas menerima kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor J Mailangkay di kantor Kejati Sulut, Manado. Agenda pertemuan menyangkut penguatan hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi antara Kejaksaan Tinggi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kedua institusi membahas dukungan terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan dan penegakan hukum di daerah.
Sinergi Dibangun Lewat Komunikasi Terbuka
Feri Tas menegaskan bahwa kerja sama antarlembaga hanya bisa berjalan bila komunikasi dijaga sejak awal. Menurut dia, kolaborasi yang bermakna tidak lahir dari pertemuan seremonial, melainkan dari hubungan kelembagaan yang dirawat terus-menerus.
"Sinergi yang kuat lahir dari komunikasi yang baik, sementara kolaborasi yang bermakna tumbuh dari hubungan kelembagaan yang terus terjaga," kata Kajati Feri Tas di Manado, Kamis.
Pertemuan itu juga menjadi ruang mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan tertib. Kajati menyebut orientasi akhirnya tetap pada kepentingan masyarakat Sulawesi Utara.
Bukan Sekadar Silaturahmi Antarpimpinan
Feri Tas memandang kunjungan Wagub bukan pertemuan biasa antarpejabat. Ia menempatkannya sebagai bagian dari upaya menyatukan langkah mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas di Sulawesi Utara.
Koordinasi lintas institusi dinilai penting karena tantangan penyelenggaraan pemerintahan tidak bisa diselesaikan satu instansi saja. Kejati dan Pemprov Sulut berbagi peran dalam memastikan kebijakan daerah berjalan sesuai aturan.
"Kejati Sulawesi Utara senantiasa membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta seluruh pemangku kepentingan," ujar dia.
Dampak yang Diharapkan bagi Warga Sulut
Sinergi tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas masing-masing institusi. Sasaran konkretnya adalah lingkungan pemerintahan dan masyarakat yang aman, tertib, serta menjunjung tinggi kepastian dan supremasi hukum.
Bagi warga, koordinasi yang rapat antara Kejati dan Pemprov berdampak pada kepastian layanan dan penanganan persoalan hukum di daerah. Feri Tas menyatakan kedua institusi berkomitmen memberi kontribusi terbaik bagi masyarakat.
"Kejati Sulut bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya provinsi yang semakin maju, aman, dan sejahtera," katanya menambahkan.