Pencarian

Jasa Marga Latih 37 Peserta P3MD Kelola Lalu Lintas Tol di JMTC

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 09:19:01 WIB
Jasa Marga Latih 37 Peserta P3MD Kelola Lalu Lintas Tol di JMTC
Peserta P3MD mengikuti pembelajaran pengelolaan lalu lintas tol di Jasamarga Tollroad Command Center, Bekasi.

SULAWESI UTARA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk menerima 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (7/10/2026). Kegiatan bertajuk Jasa Marga Business & Service Immersion ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran sembilan bulan yang diinisiasi Danantara Indonesia untuk menyiapkan calon pemimpin BUMN. Peserta tidak hanya mengamati layanan tol dari ruang kendali, tetapi juga ditantang memecahkan studi kasus manajemen lalu lintas saat arus mudik.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menegaskan, operasional jalan tol punya fungsi strategis dalam mengawal kelancaran mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi nasional. Menurutnya, pekerjaan di BUMN infrastruktur transportasi harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada publik.

Bukan Sekadar Membangun Jalan

Rivan menyebut Jasa Marga tidak hanya membangun infrastruktur fisik. Perusahaan juga mengelola lalu lintas yang ia gambarkan sebagai nadi perekonomian bangsa.

"Jasa Marga tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga mengelola lalu lintas sebagai nadi perekonomian bangsa. Karena itu, setiap pekerjaan yang dilakukan Roadster Jasa Marga dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," kata Rivan.

Ia berharap para calon pemimpin BUMN masa depan memiliki komitmen serupa. Setiap keputusan dan langkah yang diambil, kata Rivan, harus memastikan manfaat nyata bagi pelayanan publik.

Belajar dari Data Operasional hingga Rekayasa Lalu Lintas

Kegiatan business immersion ini menjadi bagian penting dari rangkaian pembelajaran P3MD selama sembilan bulan. Peserta melihat langsung bagaimana Jasa Marga mengoptimalkan data operasional lewat teknologi dan digitalisasi.

Data itu dipakai untuk meningkatkan standar pelayanan kepada pengguna jalan, mendukung penegakan hukum, hingga menjadi dasar perumusan rekayasa lalu lintas. Peserta tidak berhenti pada pemaparan dan peninjauan lapangan.

Mereka diajak memecahkan studi kasus operasional melalui diskusi kelompok. Dua skenario yang dibahas: manajemen lalu lintas saat puncak arus mudik dan penguraian kepadatan di rest area.

Presentasi Langsung di Depan Manajemen

Hasil analisis kelompok kemudian dipresentasikan. Manajemen Jasa Marga memberikan tanggapan langsung atas setiap usulan peserta.

Format ini membuat peserta P3MD berlatih mengambil keputusan berbasis data dalam situasi tekanan tinggi. Arus mudik dan kepadatan rest area termasuk persoalan rutin yang harus diurai Jasa Marga setiap tahun, terutama pada libur panjang dan hari raya.

Bagi Jasa Marga, kegiatan ini memperkuat posisi perusahaan sebagai rujukan pengelolaan jalan tol di Indonesia. Perusahaan mengoperasikan sejumlah ruas tol utama di Pulau Jawa dan luar Jawa, dengan JMTC sebagai pusat pemantauan lalu lintas dan koordinasi operasional.

Kolaborasi dengan P3MD menempatkan Jasa Marga sebagai salah satu lokasi pembelajaran bagi calon pemimpin BUMN. Pengetahuan soal pengelolaan lalu lintas, digitalisasi layanan, dan pengambilan keputusan berbasis data menjadi bekal yang dibawa peserta ke sektor masing-masing.

Follow www.kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks