Pencarian

BMKG Sulut Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Hari, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Hampir Seluruh Wilayah

Jumat, 02 Oktober 2026 • 11:46:02 WIB
BMKG Sulut Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Hari, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Hampir Seluruh Wilayah
BMKG Sulawesi Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 1–3 Oktober 2026.

MANADO — BMKG Sulawesi Utara menetapkan status peringatan dini cuaca selama tiga hari, mulai 1 Oktober hingga 3 Oktober 2026. Peringatan tersebut disampaikan melalui edaran resmi yang menyebut potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di satu atau dua kabupaten, melainkan mencakup wilayah yang luas. Setiap hari dalam periode tersebut diprakirakan menghadirkan pola cuaca yang sama.

Apa Saja yang Diprakirakan Terjadi pada 1-3 Oktober 2026?

BMKG merinci potensi cuaca buruk yang berlangsung berturut-turut selama tiga hari. Pada 1 Oktober 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang berpeluang terjadi. Kondisi serupa diprakirakan kembali muncul pada 2 Oktober 2026.

Memasuki 3 Oktober 2026, pola yang sama masih berlanjut. Hujan sedang hingga lebat, petir, dan angin kencang tetap menjadi ancaman di hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Mengapa Warga Diminta Waspada Sejak Sekarang?

Masyarakat diharapkan tetap waspada menyikapi kondisi cuaca terkini. Antisipasi awal dinilai penting agar terhindar dari berbagai dampak yang bisa ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.

Hujan lebat yang berlangsung beberapa hari berturut-turut berpotensi memicu genangan, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat angin kencang. Petir juga menjadi risiko tersendiri bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Wilayah Mana Saja yang Terdampak?

Edaran BMKG menyebut peringatan ini berlaku di hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara. Cakupan yang luas ini membuat warga di berbagai kabupaten dan kota perlu meningkatkan kewaspadaan, bukan hanya mereka yang tinggal di daerah rawan banjir atau longsor.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, lereng bukit, dan pesisir disarankan lebih berhati-hati. Aktivitas luar ruangan sebaiknya mempertimbangkan kondisi cuaca harian.

Langkah Antisipasi yang Bisa Dilakukan Warga

Memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG menjadi langkah paling dasar. Warga bisa menyesuaikan jadwal perjalanan atau aktivitas luar ruangan dengan prakiraan harian.

Menyiapkan perlengkapan darurat seperti jas hujan, senter, dan obat-obatan dasar juga membantu. Bagi pengendara, angin kencang dan jalan licin akibat hujan menjadi risiko yang perlu diantisipasi.

BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca selama periode peringatan dini berlangsung. Warga diimbau mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal resmi BMKG Sulawesi Utara.

Follow www.kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks