BITUNG — Puluhan siswa yang mewakili setiap organisasi di SMA Negeri 1 Bitung mengikuti pelatihan jurnalistik selama satu hari penuh. Materi disampaikan dua pemateri, Yoseph E Ikanubun dan Julkifli Madina, di laboratorium komputer sekolah.
Kegiatan ini menyasar siswa dari berbagai organisasi sekolah. Tujuannya menambah wawasan dan keterampilan peserta di bidang jurnalistik.
Materi yang Dipelajari: dari Sejarah Pers hingga Teknik Menulis Berita
Para peserta mendapatkan tiga pokok bahasan utama: Pers dan Jurnalistik, Reportase dan Wawancara, serta Teknik Penulisan Berita. Sesi pertama mengupas pengertian pers dan jurnalistik serta sejarah pers di Indonesia.
Peserta juga dilatih teknik wawancara dan cara menulis berita yang baik dan benar. Materi reportase disampaikan agar siswa memahami cara menggali fakta di lapangan.
Pelatihan berjalan lancar. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan memperoleh pengetahuan baru yang diharapkan berguna untuk mengembangkan keterampilan jurnalistik mereka.
Kepala Sekolah: Bekal untuk Masa Depan Siswa
Kepala SMA Negeri 1 Bitung Syane Buisang membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan manfaat pelatihan bagi para siswa.
"Kegiatan ini bermanfaat bagi para siswa-siswi untuk menjadi bekal bagi ke depannya," ujar Syane Buisang.
Menurutnya, keterampilan jurnalistik tidak hanya berguna untuk kegiatan organisasi di sekolah. Kemampuan menulis, mewawancarai, dan menyusun berita dinilai relevan untuk kebutuhan siswa setelah lulus nanti.
Dukungan untuk Kegiatan Organisasi Sekolah
Peserta pelatihan merupakan perwakilan dari setiap organisasi di SMA Negeri 1 Bitung. Keterampilan yang diperoleh diharapkan mendukung publikasi dan dokumentasi kegiatan masing-masing organisasi.
Laporan kegiatan ini disusun dua siswi, Siti Rahma Akuba dari kelas XII-9 dan Vayfel E. P. Larongko dari kelas XII-12.