Pencarian

Free Float AMMN, ARCI, BRMS Naik di Indeks GDX, Potensi Inflow US$ 83 Juta

Senin, 14 September 2026 • 11:47:31 WIB
Free Float AMMN, ARCI, BRMS Naik di Indeks GDX, Potensi Inflow US$ 83 Juta
Papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

JAKARTA — Market Vectors Index Solutions mengevaluasi indeks Global Gold Miners Index (GDX) dan Global Junior Gold Miners Index (GDXJ). Indeks terbaru akan efektif pada 18 September 2026.

Dalam evaluasi tersebut, Market Vectors tidak memasukkan maupun mengeluarkan emiten Indonesia dari kedua indeks. Namun, perusahaan itu menaikkan faktor free float sejumlah emiten.

Investment Analyst Stockbit Sekuritas Theodorus Melvin menyebut kenaikan free float itu memicu potensi inflow. Tiga saham yang diuntungkan adalah ARCI, AMMN, dan BRMS.

Perubahan Free Float

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kenaikan free float dari 10% menjadi 16%. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik dari 21% menjadi 26%.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga naik dari 51% menjadi 60%. Sebaliknya, Market Vectors menurunkan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dari 37% menjadi 31%.

Adapun free float PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) tetap sebesar 10%. Perubahan ini mengubah bobot masing-masing emiten dalam indeks.

Potensi Inflow dan Outflow

Theodorus menilai kenaikan bobot ARCI, AMMN, dan BRMS berpotensi mencatatkan aliran dana masuk atau inflow. Sebaliknya, penurunan bobot EMAS berpotensi memicu aliran dana keluar.

Evaluasi konstituen GDX selanjutnya akan diumumkan pada 11 Desember. Hasil evaluasi itu akan menentukan komposisi indeks periode berikutnya.

Follow www.kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks