Pemkab Minut Gelar Pasar Murah PAHLAWAN di Pulau Kinabuhutan, 9 Komoditas Pangan Dijual Harga Subsidi

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46:01 WIB
Warga menebus bahan pangan bersubsidi pada Pasar Murah PAHLAWAN di Desa Kinabuhutan, Minahasa Utara.

MINAHASA UTARA — Program PAHLAWAN menyasar langsung warga kepulauan yang selama ini menanggung harga kebutuhan pokok lebih tinggi dibanding wilayah daratan Minahasa Utara. Dinas Perdagangan menyalurkan subsidi pada sembilan jenis bahan pangan, mulai beras hingga cabai rawit.

Selisih harga muncul karena panjangnya rantai distribusi ke pulau-pulau di Kecamatan Likupang Barat. Ongkos kirim antarpulau menjadi komponen yang membebani harga jual di tingkat warga.

Daftar Harga Subsidi di Pasar Murah Kinabuhutan

Warga Desa Kinabuhutan dapat menebus kebutuhan dapur dengan harga khusus yang ditetapkan Dinas Perdagangan Minahasa Utara:

  • Beras Premium: Rp55.500
  • Minyak Goreng Premium: Rp16.000 per kg
  • Gula Pasir: Rp12.000 per kg
  • Tepung Terigu: Rp7.500 per bungkus
  • Telur Ayam: Rp50.000 per baki
  • Daging Ayam: Rp30.000 per ekor
  • Bawang Merah: Rp30.000 per kg
  • Bawang Putih: Rp25.000 per kg
  • Cabai Rawit: Rp110.000 per kg

Alasan Pemkab Minut Turun Langsung ke Pulau

Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara, Maximilian Tapada, menyebut pasar murah sebagai instrumen perlindungan sosial bagi warga kepulauan. Menurut dia, masyarakat pulau berhak mendapat akses pangan yang setara dengan warga daratan.

"Fokus kami adalah memastikan pemerataan akses pangan. Masyarakat kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini juga menjadi strategi kunci pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi di Minahasa Utara," tegas Maximilian.

Subsidi langsung dinilai lebih efektif ketimbang menunggu harga pasar turun sendiri. Pemkab Minut memotong biaya logistik yang selama ini menjadi penyebab utama disparitas harga antarpulau.

Respons Warga dan Harapan Keberlanjutan

Antusiasme warga Desa Kinabuhutan terhadap operasi pasar ini tinggi. Hukum Tua Desa Kinabuhutan, Marsel Papilaya, menilai intervensi pemerintah tepat sasaran untuk menyelamatkan daya beli masyarakat desa.

"Beban biaya distribusi yang selama ini menjadi kendala warga kami akhirnya bisa ditekan melalui program ini. Mewakili masyarakat Desa Kinabuhutan, kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Minut. Kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya untuk menjamin kebutuhan dapur warga tetap terpenuhi," ungkap Anto.

Pemerintah desa berharap operasi pasar bersubsidi ini menjadi agenda rutin. Fluktuasi harga pangan dan cuaca laut disebut sebagai ancaman utama ketahanan pangan warga kepulauan.

Dinas Perdagangan belum memastikan jadwal pasar murah berikutnya. Program PAHLAWAN menjadi salah satu cara Pemkab Minut menjangkau desa-desa pulau yang selama ini jarang tersentuh operasi pasar.

Reporter: Fajar
Sumber: totabuan.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top