Samsung Galaxy SmartTag 3 Rilis Global: Kini Bisa Dipakai di iPhone

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:32:01 WIB
Samsung resmi meluncurkan Galaxy SmartTag 3 dengan desain baru dan dukungan iOS untuk pertama kalinya.

SULAWESI UTARA — Samsung resmi meluncurkan Galaxy SmartTag 3 dengan perubahan desain paling signifikan sejak generasi pertama, plus dukungan iOS untuk pertama kalinya. Tracker ini dibanderol USD 30 (sekitar Rp 538 ribu) per unit dan USD 100 (sekitar Rp 1,8 juta) untuk paket isi empat, bersaing langsung dengan AirTag di segmen pelacak pintar.

Peluncuran Galaxy SmartTag 3 menandai pertama kalinya Samsung membuka ekosistem pelacak pintarnya ke perangkat non-Galaxy. Langkah ini menjawab salah satu keluhan terbesar pengguna yang selama ini terkunci di ekosistem Samsung jika ingin memakai SmartTag.

Desain Baru: Lebih Ringan 33% dan Lebih Kecil 35%

Galaxy SmartTag 3 mengadopsi bentuk squircle, persegi membulat tanpa lubang gantungan kunci di bagian atas. Perubahan ini membuat bobotnya turun 33% dan dimensinya menyusut 35% dibanding generasi sebelumnya.

Hilangnya lubang gantungan berarti pengguna wajib membeli aksesori terpisah. Samsung menjual Silicone Case dan Loop Case sebagai pelengkap, yang tidak termasuk dalam paket pembelian.

Dukungan iOS dan SmartThings Find

Pengguna iPhone kini bisa memakai Galaxy SmartTag 3 melalui aplikasi SmartThings Find untuk mengecek dan membagikan lokasi tag. Kompatibilitas lintas ekosistem ini menjadi pembeda utama dari generasi sebelumnya yang eksklusif untuk perangkat Galaxy.

Fitur ini membuka pasar baru bagi Samsung, meski belum jelas seberapa dalam integrasi yang ditawarkan di iOS dibanding pengalaman penuh di perangkat Galaxy.

Baterai Tahan 550 Hari, Mode Hemat Daya 790 Hari

Samsung membekali tracker ini dengan baterai lebih besar. Dalam penggunaan standar, Galaxy SmartTag 3 diklaim bertahan hingga 550 hari, sementara mode hemat daya bisa memperpanjangnya hingga 790 hari.

  • Baterai standar: hingga 550 hari
  • Mode hemat daya: hingga 790 hari
  • Jaringan pencari: Galaxy Find Network dengan 900 juta+ perangkat

Compass View dan Jangkauan 60 Meter

Fitur Compass View memandu pengguna dengan estimasi jarak dan arah menuju tracker dari jarak hingga 60 meter. Jangkauan ini tiga kali lebih jauh dari generasi sebelumnya, dimungkinkan oleh Bluetooth 6.0 Channel Sounding dan Ultra Wideband (UWB).

Jika tracker berada di luar jangkauan, Galaxy Find Network melibatkan lebih dari 900 juta perangkat Galaxy di seluruh dunia sebagai node pencari untuk mendeteksi lokasi.

Place Notification dan Fitur Keamanan Lainnya

Fitur Place Notification bekerja seperti geofencing. Pengguna akan menerima notifikasi ketika Galaxy SmartTag 3 meninggalkan area yang sudah ditentukan.

"Dengan menggunakan data lokasi dari Galaxy Find Network, Place Notification dapat memberi tahu pengguna ketika hewan peliharaan meninggalkan taman atau ketika sepeda terdeteksi keluar dari area parkirnya yang biasa," kata Samsung dalam keterangan persnya.

Fitur lain mencakup Location History untuk melihat riwayat lokasi, Movement Detection Alert saat tag terdeteksi bergerak, Lost Mode berbasis NFC untuk memindai tracker hilang dan melihat kontak terdaftar, serta Left Behind Alert yang memberi tahu saat ponsel kehilangan koneksi dengan tracker.

Harga dan Ketersediaan

Galaxy SmartTag 3 hadir dalam warna Black dan White. Harga per unit USD 30 (sekitar Rp 538 ribu), sedangkan paket isi empat dibanderol USD 100 (sekitar Rp 1,8 juta).

Peluncuran dimulai di Korea Selatan pada 7 Oktober 2026, disusul Amerika Serikat pada awal November. Samsung menyebut tracker ini akan hadir di lebih banyak negara sepanjang 2027, namun belum ada konfirmasi untuk pasar Indonesia.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Belum ada kepastian ketersediaan resmi di Indonesia
  • Aksesori gantungan dijual terpisah, menambah biaya total
  • Kedalaman integrasi di iOS belum dirinci Samsung
  • Harga pasar lokal berpotensi lebih tinggi dari konversi USD
Reporter: Sutomo
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top