SURABAYA — Dua pemain yang jejak kompetitifnya berangkat dari tim komunitas Gokil Jo Noh Manado, FELLOW dan TIUSZZ, kini menjadi bagian dari roster juara Asia Tenggara. Keduanya melengkapi formasi Bigetron by Vitality bersama KOJAA, KYONGG, dan C1B3NK yang tampil di Grand Final FFWS SEA 2026 Fall.
Perjalanan menuju panggung dunia Free Fire itu tidak dimulai dari klub besar atau liga profesional. Gokil Jo Noh berdiri sebagai tim komunitas kecil di Manado, tempat FELLOW dan TIUSZZ menempa kemampuan sebelum akhirnya direkrut ke level yang lebih tinggi.
Puncak pertarungan terjadi pada 20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Bigetron by Vitality menghadapi tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam Grand Final FFWS SEA 2026 Fall.
Pertandingan berlangsung panjang hingga game ke-12. Bigetron by Vitality mendapatkan Booyah dalam sistem Champion Rush dan memastikan diri keluar sebagai juara FFWS Southeast Asia 2026 Fall.
Situs resmi Bigetron mencatat tim Free Fire ini berada di peringkat 1 Grand Final FFWS SEA Fall 2026, dengan roster FELLOW, TIUSZZ, KOJAA, KYONGG, dan C1B3NK.
Kemenangan di Surabaya memastikan Bigetron melanjutkan langkah menuju FFWS Global Finals 2026 di Bangkok, Thailand, pada November mendatang. Capaian ini memperlihatkan potensi atlet E-Sport Sulawesi Utara yang nyata.
Harapan ke depan, Sulawesi Utara membangun jalur pembinaan atlet E-Sport yang lebih baik dan nyata. Tujuannya agar lebih banyak talenta lokal bisa menembus panggung dunia.
Kadis Pemuda dan Olahraga Sulut Dr Audy Pangemanan M.Si mengucapkan selamat atas prestasi atlet E-Sport Sulut ini. Ia menilai pencapaian Bigetron membanggakan Sulut di pentas dunia.
Timothy Bolung, salah satu anggota tim Bigetron, melalui ayahnya Ferry Bolung menyampaikan terima kasih banyak kepada Tuhan. Menurutnya, anaknya bisa membawa Bigetron menjadi juara di kejuaraan Game Free Fire tingkat Asean di FFWS Sea.