MANADO — Lomban menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila kepada warga Sulawesi Utara. Menurutnya, peringatan tahunan ini bukan hanya soal mengenang sejarah, tetapi juga panggilan untuk memperkokoh Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila perlu terus ditanamkan dalam pikiran, perilaku, dan jiwa bangsa. Cara itu, katanya, membuat semangat persatuan tetap hidup dalam setiap langkah pembangunan.
Bagi legislator Daerah Pemilihan Bitung–Minahasa Utara itu, Pancasila berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa. Fungsinya menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di daerah.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam pikiran, perilaku, dan jiwa bangsa. Dengan begitu, semangat persatuan akan selalu hidup dalam setiap langkah pembangunan,” ujar Lomban.
Selain mengingatkan jasa para pahlawan, Lomban menyoroti pentingnya memperkuat peran DPRD Sulut dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat. Menurutnya, penguatan itu hanya bisa tercapai lewat sinergi erat dengan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
“Legislatif dan eksekutif harus terus berkoordinasi aktif. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegasnya.
Ia menilai koordinasi lintas lembaga menjadi kunci agar program pembangunan daerah berjalan tanpa hambatan. DPRD, menurutnya, berperan mengawal kebijakan agar tepat sasaran bagi masyarakat.
Lomban menyebut pembangunan Sulut harus diarahkan pada kesejahteraan masyarakat. Arah itu ditempuh melalui penguatan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, dan perluasan kesempatan kerja.
Sinergi antarlembaga dipandangnya sebagai fondasi bagi pembangunan berkelanjutan di provinsi tersebut. Tanpa kebersamaan, kata dia, target kesejahteraan sulit tercapai.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat. Warga diajak terus menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Pancasila harus menjadi spirit bersama dalam membangun Sulut yang semakin kuat, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.