SULAWESI UTARA — Warna cat mobil terbukti memengaruhi suhu kabin saat diparkir di bawah terik matahari. Mobil berwarna hitam bisa terukur 10-20 derajat lebih panas dibanding mobil putih dalam kondisi parkir yang sama. Perbedaan ini berakar pada cara tiap warna menyerap atau memantulkan energi matahari.
Pemilihan warna mobil sering dianggap sekadar soal selera. Padahal, warna cat punya dampak nyata terhadap kenyamanan kabin, terutama bagi pengendara di Indonesia yang rutin parkir di area terbuka. Prinsipnya sederhana: warna gelap menyerap lebih banyak cahaya dan panas, sementara warna terang memantulkannya kembali.
Saat sinar matahari mengenai permukaan bodi, warna hitam, biru tua, atau abu-abu tua menyerap energi matahari dalam jumlah besar. Panas yang terserap kemudian merambat ke panel logam dan akhirnya masuk ke kabin.
Warna terang seperti putih, perak, dan krem bekerja sebaliknya. Permukaannya memantulkan sebagian besar spektrum cahaya sehingga suhu kabin lebih terkendali saat mobil terparkir lama di bawah matahari.
Dalam sejumlah pengujian, suhu di dalam mobil hitam terukur 10-20 derajat lebih tinggi dibanding mobil putih yang diparkir dalam kondisi identik. Angka itu cukup besar untuk menentukan seberapa nyaman kabin saat pertama kali dibuka.
Jika menjaga suhu jadi prioritas, putih adalah pilihan paling efektif. Warna ini memantulkan sebagian besar spektrum cahaya dan menjaga kabin tetap serendah mungkin.
Warna perak dan metalik lain menawarkan daya pantul yang baik. Nuansa terang seperti krem, beige, atau biru pastel juga bekerja efektif di cuaca panas karena mencegah interior memanas dengan cepat.
Lapisan matte dan cat dengan sifat reflektif juga bisa meningkatkan ketahanan bodi terhadap panas.
Warna cat bukan satu-satunya faktor. Material interior berpengaruh signifikan. Jok kulit berwarna hitam menyerap lebih banyak panas dibanding jok kain berwarna terang. Kombinasi cat gelap dan interior gelap menghasilkan kabin paling panas.
Terlepas dari warna cat dan interior, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan. Memarkir kendaraan di tempat teduh adalah cara paling efektif menekan kenaikan suhu.
Jika harus parkir di area terbuka dalam waktu lama, gunakan penutup kaca depan reflektif untuk menghalau sinar matahari masuk ke kabin. Biarkan jendela sedikit terbuka agar udara panas bisa keluar.
Bagi calon pembeli mobil di Indonesia, temuan ini bisa jadi pertimbangan tersendiri. Warna terang tidak hanya soal estetika, tapi juga berdampak langsung pada kenyamanan harian dan beban kerja sistem pendingin kabin.